Bank BRI pastikan kepemilikannya di BRI Agro akan terdilusi pasca rights issue

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Suprajarto mengatakan, pihaknya tak akan mengeksekusi rencana penerbitan saham baru (rights issue) PT Bank BRI Agroniaga Tbk (AGRO) yang akan dilakukan kuartal II 2019 mendatang. Konsekuensinya kepemilikan BBRI terhadap BRI Agro akan terdilusi.

“BRI Agro akan rights issue lagi, namun kami tidak akan mengambil hak eksekusi. Untuk Lebih jelasnya nanti silakan tanya ke sana,” kata Suprajarto usai paparan kinerja kuartal1/2019 di Jakarta, Rabu (24/4).

Ia menambahkan, rencana rights issue tersebut dilakukan guna menambahkan modal anggota indeks Kompas100 ini dalam rangka Naik kelas ke Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 3 dengan modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Jika merujuk laporan keuangan hingga akhir 2018 lalu, BRI Agro tercatat memiliki modal inti senilai Rp 4,28 triliun. Sehingga untuk naik kelas ke BUKU III BRI Agro masih butuh dana sekitar Rp 720 miliar.

Di sisi lain, Suprajarto menuturkan, akibat tak akan menggunakan hak eksekusinya, kepemilikan saham BRI di BRI Agro akan terdilusi. “Yang jelas kami masih mayoritas, masih di atas 70%,” lanjutnya.

Hingga akhir 2018 lalu, BRI tercatat masih menguasai 87,10% saham BRI Agro. Sedangkan sisa 13,90% dimiliki oleh masyarakat.

Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Noverius Laoli
Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan